Buku Tereliye Pertama


    Ayahku (bukan) pembohong adalah buku  karya Tereliye yang pertama kali aku baca. Waktu itu aku masih SD atau SMP mungkin. Lupa. Sudah lama sekali. Buku itu aku temui di rumah nenek. Ada di tumpukan buku-buku sekolah Om ku. Waktu pertama kali lihat bukunya aku sudah penasaran. Karena judulnya. Terus karena ada tulisan Tereliye nya. Aku belum tahu siapa Tereliye waktu itu. Aku pikir beliau orang India. Ternyata penulis Indonesia yang sudah gede namanya. Nah aku bacalah bukunya. Ceritanya tentang ayah dan anak. Keluarga lah. Sang ayah sering bercerita ke anak laki-lakinya tentang petualangan-petualangan yang dialami waktu muda dulu. Sewaktu kecil anak itu percaya. Tapi menjelang dewasa dia mulai meragukan cerita-cerita ayahnya. Hmm kurang lebih itu alur yang aku ingat. Bisa saja kurang tepat karena sejak saat itu aku engga ada baca bukunya lagi. Tapi aku masih ingat perasaan-perasaan ku waktu baca buku itu sampai sekarang. Sedih. Terharu. Ketawa. Sedih lagi. Ketawa lagi. Terharu lagi.  Akkhh rindu baca novel satu itu. Ayah ku (bukan) pembohong masuk wishlist bacaan ku. Pasti terasa beda kalau aku baca lagi di usia sekarang. Apalagi pemahaman ku sudah lebih tinggi dibanding waktu pertama kali baca buku itu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Buku: Francine Jay-Seni Hidup Minimalis]

Menjadi dua puluhan